Spread the love

Pangkalan Kerinci – Javaexpress.co.id | Dugaan pencurian material besi di kawasan operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menjadi sorotan masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan, besi tersebut diduga diangkut menggunakan kendaraan minibus, yang dinilai tidak lazim untuk membawa material dalam jumlah tertentu.

Peristiwa yang terjadi pada 16 April 2026 itu memicu perhatian warga setempat. Salah seorang warga Pangkalan Kerinci berinisial Mr mempertanyakan penanganan kasus yang dinilai belum berjalan secara terbuka dan adil sebagaimana kasus serupa sebelumnya.

Menurut dia, muncul kesan adanya perlakuan berbeda dalam proses penanganan dugaan pencurian tersebut. Hal ini, kata dia, menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait konsistensi penegakan hukum, khususnya di kawasan perusahaan besar.

“Yang menjadi pertanyaan kami sebagai masyarakat, kenapa terkesan ada pilih kasih dalam penanganan kasus seperti ini. Jangan sampai hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” ujar Mr.

Ia menegaskan, apabila dugaan pencurian tersebut terbukti, maka proses hukum harus dijalankan secara transparan tanpa memandang latar belakang pihak yang terlibat. Menurutnya, perlakuan khusus terhadap pihak tertentu justru dapat memperkuat dugaan adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum.

Masyarakat, lanjut dia, berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas dan mengusut tuntas kasus tersebut. Transparansi dalam proses penanganan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan tidak ada perbedaan perlakuan di hadapan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut. (JOE)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *