Spread the love

Serang – Javanewsonline.co.id | Komisi I DPRD Provinsi Banten membuka ruang dialog dengan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Banten. Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Banten, Senin, 25 Agustus 2025, suasana pertemuan berjalan hangat dengan pertukaran gagasan mengenai peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Koordinator Daerah Aliansi BEM Nusantara Banten, M. Qolby Yusuf, menyampaikan sejumlah aspirasi yang menyoroti peran pemuda dalam proses kebijakan publik. Isu yang diangkat antara lain penguatan partisipasi mahasiswa dalam pengambilan keputusan, peningkatan kualitas pendidikan, serta peluang kolaborasi strategis dengan legislatif untuk mendorong kemajuan Provinsi Banten.

Anggota Komisi I DPRD Banten, Nia Purnamasari, menegaskan pentingnya mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah daerah. Ia menyebut kehadiran mahasiswa dalam ruang-ruang dialog semacam ini merupakan langkah positif dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami di DPRD sangat terbuka mendengar masukan dan bekerja sama dengan generasi muda untuk merumuskan solusi bagi pembangunan Banten. Sinergi ini penting agar kebijakan yang dihasilkan relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Nia.

Politikus PDIP tersebut juga mengapresiasi inisiatif Aliansi BEM Nusantara Banten yang aktif membangun komunikasi dengan lembaga legislatif. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal penguatan kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis partisipasi pemuda.

“Harapan kami, audiensi ini bukan hanya silaturahmi sesaat, tetapi juga menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan,” ujarnya. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *