Serang – Javaexpres.co.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Serang-Cilegon memasang plat beton penutup saluran air di ruas Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang. Pemasangan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar yang bersekolah di SDN Sumber Agung yang berlokasi tepat di depan saluran tersebut.
Kepala UPTD PJJ Serang-Cilegon, Tjetjep Hendrawan, menjelaskan saluran air dengan panjang 50 meter dan lebar 60 sentimeter itu sebelumnya dibiarkan terbuka. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi pejalan kaki dan pengendara, terlebih pada malam hari dengan penerangan yang terbatas. “Kita mengerahkan sepuluh personel dan satu unit mobil crane untuk proses pemasangan plat beton,” kata Tjetjep di Serang, Kamis, 28 Agustus 2025.
Plat beton yang dipasang berukuran masing-masing 60 x 40 sentimeter dengan total 84 buah. Menurut Tjetjep, langkah ini merupakan bagian dari upaya DPUPR Banten meningkatkan keselamatan infrastruktur publik sekaligus merespons keluhan masyarakat yang khawatir dengan kondisi saluran tersebut. “Kami berupaya cepat tanggap agar jalur ini aman, terutama bagi anak-anak sekolah yang sering melintas,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif tersebut. Seorang guru pengajar di SDN Sumber Agung menyatakan, sebelum ditutup, saluran air itu kerap menjadi perhatian warga karena rawan menyebabkan kecelakaan kecil, terutama saat hujan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPUPR Banten yang merespons cepat. Ini demi keamanan dan kenyamanan anak-anak sekolah,” katanya.
Pemasangan plat beton di ruas Jalan Bhayangkara ini diharapkan menjadi contoh penanganan cepat terhadap infrastruktur yang berpotensi membahayakan warga. Selain mencegah risiko kecelakaan, penutup saluran juga mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut yang kerap ramai pada jam masuk dan pulang sekolah.
DPUPR Banten melalui UPTD PJJ Serang-Cilegon berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan pada ruas-ruas jalan serta fasilitas pendukung di wilayahnya. Program serupa disebut akan berlanjut di titik-titik lain yang memiliki potensi bahaya serupa. (Adv)
