Spread the love

Serang – Javaexpres.co.id | Suasana Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa pagi, 30 September 2025, tampak berbeda. Sejak pukul 09.30 WIB, halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Soleh Ma’mun dipadati tamu undangan. Mereka menanti kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri, yang datang bersama rombongan.

Setibanya di lokasi, Abdulla Salem disambut hangat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang juga Ketua Yayasan Bai Mahdi Soleh Ma’mun. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat, mencerminkan eratnya jalinan hubungan yang mulai dibangun antara pemerintah daerah, pesantren, dan pihak UEA.

Yandri Susanto menuturkan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta. “Saya sudah pernah menerima beliau di Jakarta dan bahkan berkunjung ke kediaman Duta Besar. Hari ini kunjungan ke Ponpes Bai Mahdi menjadi bukti komitmen untuk mempererat kerja sama,” kata Yandri usai acara penyambutan.

Menurut Yandri, dalam pertemuan sebelumnya, pihaknya banyak berdiskusi mengenai keberadaan pesantren di Banten, khususnya di Kabupaten Serang. Ponpes Bai Mahdi Soleh Ma’mun menjadi salah satu contoh yang dipilih untuk ditunjukkan kepada Dubes UEA. “Beliau menyampaikan ketertarikan atas potensi pesantren di Serang. Kita tahu Uni Emirat Arab sudah banyak membantu Indonesia, baik dalam pembangunan rumah sakit di Solo senilai Rp400 miliar maupun pembangunan masjid dan fasilitas sosial lainnya,” ujar Yandri.

Yandri yang juga menjabat Ketua Pembina Yayasan Bai Mahdi mengaku optimistis, kunjungan ini akan memberi semangat baru bagi dunia pendidikan Islam di Banten. “Kami berharap pesantren dan madrasah di Serang maupun Banten pada umumnya bisa lebih maju. Kehadiran Dubes juga membuka peluang kerja sama dengan Pemkab Serang, terutama dalam bidang investasi,” katanya.

Dubes Abdulla Salem dalam sambutannya menyampaikan kesiapan UEA untuk memperluas kerja sama, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga di bidang strategis lain. “Kami siap mendukung penuh, baik untuk pesantren, pengembangan industri, pelabuhan, pangan, hingga pengelolaan sampah di Kabupaten Serang,” tutur Abdulla.

Pernyataan ini disambut antusias hadirin. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyebut momentum tersebut sangat penting bagi daerah. “Kami melihat adanya peluang besar agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Dukungan dari Uni Emirat Arab tentu sangat berarti,” ucapnya.

Selain berdialog dengan pengurus yayasan, Abdulla Salem juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas pesantren, termasuk ruang belajar santri. Ia tampak berbincang akrab dengan sejumlah santri yang menyambutnya dengan lantunan shalawat. Momen itu menjadi penanda adanya jembatan kultural yang menghubungkan pesantren di Banten dengan dunia internasional.

Kunjungan ini dipandang bukan sekadar seremonial, melainkan pintu masuk menuju kerja sama konkret. Yandri menegaskan, kolaborasi yang dibangun bersama UEA diharapkan dapat memperkuat pesantren sebagai institusi pendidikan sekaligus pilar pembangunan masyarakat. “Hari ini kami melihat bukti bahwa diplomasi tidak hanya berjalan di tingkat negara, tetapi juga menyentuh akar rumput,” ujarnya. (Hms/Jariah)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *