Kota Serang — Javaexpress.co.id | Wali Kota Serang Budi Rustandi memantau langsung pengiriman perdana sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kamis (1/1/2026) malam. Pemantauan dilakukan pada malam pertama tahun baru 2026 sebagai penanda dimulainya kerja sama strategis antardaerah.
Pengiriman sampah tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang melibatkan Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Budi Rustandi didampingi Ketua Satuan Tugas Pembangunan dan Investasi Wahyu Nurjamil, jajaran camat dan lurah, serta perwakilan paguyuban masyarakat Kecamatan Taktakan. Pemantauan dilakukan di dua titik, yakni Rest Area KM 68 Bogeg dan kawasan Jakung, Cilowong.
Usai pemantauan, Budi memastikan bahwa seluruh armada pengangkut sampah telah sesuai dengan kesepakatan kerja sama, termasuk penggunaan kendaraan baru yang memenuhi standar operasional. Ia juga menindaklanjuti laporan warga terkait adanya air yang menetes dari truk pengangkut sampah.
Wali Kota Serang kemudian menggelar dialog singkat bersama masyarakat sekitar Jakung dan Cilowong untuk mendengar langsung aspirasi warga. Salah satu masukan yang disampaikan adalah perlunya peningkatan kualitas air bersih di lingkungan sekitar TPAS.
Menanggapi hal tersebut, Budi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi dan membahas kebutuhan masyarakat secara terbuka. “Kita ingin memperbaiki kualitas air dan infrastruktur di Cilowong. Evaluasi itu wajar dan ini bagian dari kerja sama kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, kerja sama pengiriman sampah dari Tangsel ke Serang memiliki nilai Rp65 miliar yang akan dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur di kawasan Cilowong.
Menurut Budi, pengiriman sampah ini bukan hanya solusi pengelolaan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung agenda nasional pengolahan sampah berbasis energi. “Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan sukses. Ini menjadi bagian dari sejarah pembangunan Kota Serang,” kata dia.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi pengelolaan lingkungan, peningkatan infrastruktur, maupun kesejahteraan masyarakat sekitar TPAS Cilowong. (JARIAH)
