Spread the love

Serang – Javaexpres.co.id |  Dominasi Kecamatan Cikande dan Kramatwatu dalam bidang olahraga dan seni di Kabupaten Serang belum terpatahkan. Kedua wilayah tersebut kembali mengukuhkan diri sebagai juara umum pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Serang tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Marbella Anyer pada Rabu hingga Kamis (29-30 April 2026) ini memperlihatkan kekuatan konsisten dari kedua kecamatan tersebut. Cikande sukses menyabet gelar juara umum O2SN dengan raihan impresif 11 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, Kramatwatu mempertahankan takhtanya di ajang FLS2N dengan memenangkan tujuh mata lomba sekaligus.

Catatan ini memperpanjang rekor kemenangan keduanya yang telah bertahan selama empat tahun berturut-turut. Meski memberikan apresiasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, menekankan pentingnya pemerataan kualitas pembinaan di seluruh wilayah.

“Ke depan, kami ingin prestasi ini bisa menyebar ke seluruh kecamatan. Jangan hanya didominasi oleh Cikande, Kramatwatu, atau Ciruas saja, agar perkembangan potensi siswa merata di seluruh Kabupaten Serang,” ujar Aber di sela-sela kegiatan.

Aber menyoroti bahwa setiap siswa pada dasarnya memiliki potensi yang setara jika diberikan kesempatan yang adil. Namun, ia menyayangkan masih adanya indikasi proses seleksi di tingkat kecamatan yang kurang objektif.

Ia menegaskan agar pihak sekolah tidak melakukan praktik “tunjuk langsung” dalam mengutus perwakilan siswa. Menurutnya, proses kompetisi yang sehat sangat krusial bagi perkembangan mental dan pengalaman anak didik.

“Jangan sampai ada yang main tunjuk. Itu merugikan anak. Pengalaman berkompetisi secara jujur itu jauh lebih mahal harganya,” tegasnya.

Terkait pendanaan, Aber menjelaskan bahwa dukungan anggaran melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sudah tersedia. Kini, tanggung jawab ada pada pihak sekolah dan kecamatan untuk mengelola anggaran tersebut secara optimal demi pembinaan prestasi siswa.

Sebagai langkah perbaikan, Dindikbud akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memetakan kecamatan-kecamatan yang belum berhasil meraih prestasi. Tak hanya siswa, kinerja dewan juri pun masuk dalam radar evaluasi. Juri yang kedapatan tidak objektif dipastikan tidak akan dilibatkan kembali dalam ajang serupa di masa mendatang.

Bagi para pemenang, tantangan sesungguhnya baru saja dimulai. Mereka akan mendapatkan pembinaan intensif melalui pemusatan latihan untuk mewakili Kabupaten Serang di tingkat provinsi pada Oktober 2026 mendatang.

“Tujuan utama kita bukan sekadar gelar juara, melainkan menampilkan kemampuan terbaik. Jika sudah memberikan penampilan terbaik, insyaallah hasilnya juga akan terbaik,” tambah Aber.

Pemerintah Kabupaten Serang telah menyiapkan apresiasi berupa pembinaan lanjutan dan beasiswa prestasi bagi para jawara. Sebanyak 10 siswa terpilih akan dikirim untuk berlaga di tingkat provinsi pada cabang atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, dan senam. (Has)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *