Spread the love

Boyolali — Javaexpress.co.id | Kabupaten Boyolali ditetapkan sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Sekber Wartawan Indonesia (MUNAS SWI) 2026. Kegiatan ini direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers dan akan diisi berbagai agenda sosial yang melibatkan ribuan relawan dari berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Boyolali menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan MUNAS tersebut. Wakil Bupati Boyolali menyebut MUNAS SWI 2026 sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat desa.

“Media memiliki peran strategis dalam pembangunan, terutama dalam menggerakkan partisipasi masyarakat dan memperkuat nilai gotong royong,” ujar Wakil Bupati Boyolali saat menerima audiensi panitia MUNAS SWI 2026.

Panitia MUNAS SWI 2026 menjelaskan, kegiatan nasional ini tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga mengusung gerakan sosial bertajuk 10 Ribu Relawan. Gerakan tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian desa melalui berbagai aksi nyata, seperti bakti sosial, penanaman sorgum, penguatan ketahanan pangan, hingga bentang Merah Putih di kawasan pedesaan.

Ketua panitia menyebut MUNAS SWI 2026 ingin menegaskan peran pers sebagai bagian dari masyarakat. “Pers tidak hanya meliput, tetapi juga bergerak bersama rakyat, terutama di desa,” katanya.

Selain gerakan relawan, MUNAS SWI 2026 juga akan menjadi ruang refleksi kebebasan pers serta penguatan profesionalisme jurnalis di tengah tantangan digital. Tema pers, desa, dan gotong royong dipilih untuk menegaskan pentingnya sinergi dalam pembangunan nasional dari akar rumput.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi berbagai elemen masyarakat, Boyolali diharapkan menjadi pusat konsolidasi pers sekaligus contoh kolaborasi antara media dan desa dalam MUNAS SWI 2026. (man)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *