Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin menggelar buka puasa bersama pengurus masjid dan Gerakan Subuh Berjamaah di Pangkalan Kerinci.
Oleh: Joe
Suasana hangat Ramadhan terasa kental di kediaman Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, di Jalan Pemda, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Jumat (13/3/2026). Di rumah sederhana yang dipenuhi tamu dari berbagai kalangan itu, buka puasa bersama menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi gagasan tentang penguatan kehidupan keagamaan.

Menjelang waktu berbuka, para undangan yang terdiri dari pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta anggota Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) lebih dahulu mengikuti tausiyah yang disampaikan Ustadz Edi Amran. Dalam ceramah singkatnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperbanyak amal kebajikan.
“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu terbaik mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Dalam kesempatan itu, Husni Tamrin juga memanfaatkan momen kebersamaan tersebut untuk menyampaikan sejumlah program keagamaan yang tengah berjalan di Kabupaten Pelalawan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah gerakan bersih-bersih masjid yang dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.
Menurut dia, hingga kini sekitar 70 masjid telah menjadi sasaran program tersebut. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan jamaah dalam beribadah.
“Alhamdulillah hingga saat ini sudah sekitar 70 masjid yang kita bersihkan bersama. Harapannya masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk,” kata Husni.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong Gerakan Subuh Berjamaah yang rutin dilaksanakan setiap Rabu di berbagai masjid. Program tersebut tidak hanya bertujuan memakmurkan masjid, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Bagi Husni Tamrin, masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga ruang pembinaan umat. Karena itu, ia menilai penguatan peran masjid perlu diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga berencana menggelar pelatihan pemandian jenazah serta pelatihan imam masjid. Program ini dimaksudkan untuk memastikan keberlangsungan tugas-tugas fardu kifayah di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini penting agar regenerasi petugas pemandian jenazah dan imam masjid tetap terjaga, sehingga setiap lingkungan memiliki sumber daya yang siap melayani kebutuhan umat,” ujarnya.
Ketika adzan Maghrib berkumandang, suasana yang semula dipenuhi percakapan hangat seketika berubah khusyuk. Para tamu undangan bersama-sama menunaikan shalat Maghrib berjamaah sebelum melanjutkan makan malam bersama.
Malam itu, kebersamaan terasa sederhana namun penuh makna. Sebelum meninggalkan lokasi, para tamu menyempatkan diri berfoto bersama tuan rumah. Sebagai tanda terima kasih, keluarga besar Husni Tamrin juga menyiapkan bingkisan berupa sarung dan air minum untuk dibawa pulang oleh para undangan.
Bagi sebagian tamu, buka puasa bersama tersebut bukan sekadar acara seremonial. Ia menjadi ruang bertemu, berdialog, dan meneguhkan kembali semangat kebersamaan dalam memakmurkan masjid serta memperkuat kehidupan keagamaan di Kabupaten Pelalawan.
