Spread the love

Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, membedah dinamika politik dan ekonomi di hadapan mahasiswa Universitas Riau. Sebuah ajakan untuk menjadi politisi yang berintegritas dan mandiri secara ekonomi.

Oleh: Juhendri

Jumat siang itu, semilir angin di Desa Kuala Terusan, Pelalawan, menjadi saksi diskusi hangat antara birokrasi dan akademisi. Di tengah suasana asri pedesaan, Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, SH, hadir bukan sekadar sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai mentor bagi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau.

Dalam agenda Training Organization III yang digelar pada 24 April 2026 tersebut, Husni Tamrin didapuk menjadi narasumber utama. Mengusung tema sejarah dan kondisi politik kontemporer, diskusi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memotret realitas politik dari kacamata praktisi.

Sinergi Politik dan Kemandirian Ekonomi

Di hadapan para aktivis muda, Husni menekankan bahwa dunia politik hari ini tidak berdiri di ruang hampa. Ada kaitan erat antara dinamika kekuasaan dengan perkembangan dunia bisnis dan teknologi. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pengamat, tetapi harus mampu mengarungi arus perubahan tersebut tanpa kehilangan arah.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan, baik dalam dunia politik maupun ekonomi. Jadilah politisi yang menjunjung tinggi aturan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegas Husni di tengah paparannya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kemandirian ekonomi. Baginya, seorang pemimpin yang memiliki jiwa kewirausahaan akan lebih tangguh dalam mempertahankan integritas. Mahasiswa didorong untuk mulai melirik dunia usaha agar mampu bersaing secara mandiri di era global.

Dukungan Lintas Sektoral

Pentingnya acara ini juga tercermin dari kehadiran jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pelalawan. Tampak hadir perwakilan dari:

  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BKBP)
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
  • Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA)
  • Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)
  • Serta jajaran dari Satpol PP, Dinas Perikanan, dan Kelautan.

Kehadiran para pejabat teknis ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang akan menjadi motor pembangunan daerah di masa depan.

Menanam Benih Integritas

Diskusi yang dimulai pukul 13.00 WIB itu berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias melontarkan pertanyaan tajam khas mahasiswa, yang dijawab Husni dengan perspektif yang lugas dan solutif. Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Riau berharap dapat membentuk kader-kader pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang berorientasi pada kepentingan publik.

Kuala Terusan hari itu bukan sekadar tempat pelatihan, melainkan titik mula bagi para calon pemimpin Riau untuk merefleksikan kembali peran mereka. Dengan bekal wawasan politik dan semangat kewirausahaan, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa depan. (Adv)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *