Pemalang – Javaexpres.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Inklusif” sebagai refleksi semangat memajukan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Hardiknas merupakan momentum krusial untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi semua kalangan.
“Hari Pendidikan Nasional ini menjadi penguat bagi kita semua untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif,” ujar Anom di hadapan peserta upacara.
Upacara berlangsung khidmat dengan prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Guru. Pemandangan menarik terlihat dari barisan peserta yang terdiri dari ratusan siswa dan guru dari tingkat TK/PAUD hingga SMA/SMK yang mengenakan ragam pakaian adat Nusantara, melambangkan kekayaan budaya nasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang, Supa’at, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) dari 14 kecamatan se-Kabupaten Pemalang.
Usai upacara, kepada awak media, Bupati Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan memiliki korelasi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, IPM ditopang oleh tiga pilar utama: pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
“Di bidang pendidikan, Pemkab Pemalang terus berupaya menghadirkan akses yang merata. Salah satunya melalui rencana pembangunan sekolah rakyat,” jelas Anom. Program ini diproyeksikan menjadi solusi konkret untuk menekan angka anak tidak sekolah (ATS) maupun angka putus sekolah di Kabupaten Pemalang.
Selain pendidikan, Anom menambahkan bahwa pemerintah daerah juga fokus pada sektor kesehatan melalui percepatan penurunan stunting dan penguatan layanan posyandu. Sementara untuk daya beli, Pemkab mendorong kebijakan pro-investasi guna membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Peringatan Hardiknas ke-67 tahun 2026 ini juga secara nasional membawa pesan “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Bupati berharap tema ini menjadi pemantik bagi seluruh warga Pemalang untuk menyadari bahwa pendidikan adalah warisan paling berharga bagi generasi mendatang.
“Pendidikan adalah tugas kita bersama. Kita ingin memastikan tidak ada anak di Pemalang yang tertinggal dalam meraih mimpi mereka,” pungkasnya. Susmono ( Ramsus )
