Spread the love

Depok — Javaexpress.co.id | SDN Sukamaju 2 menorehkan sejumlah prestasi dalam ajang Lomba-Lomba Pendidikan (LLP) 2026 tingkat Kecamatan Tapos dan Kota Depok. Para siswa berhasil meraih penghargaan di berbagai cabang, mulai dari literasi, seni, pendidikan agama, hingga olahraga.

Dalam ajang Festival Literasi Siswa (FeLSI), Zafira Adinda El Hazima meraih Juara 1 Cipta Syair, sementara M. Zafar Al-Fatih meraih Juara 2 Cipta Pantun. Adapun Jodha Tavisha Ruyani berhasil menjadi Juara 1 Baca Cerita Bocah Depok.

Prestasi juga diraih pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan. Kanzia Syafiqa Alnaira meraih Juara 1 Cerita Bergambar, Iffa Astila Rahma menjadi Juara 1 Mendongeng, serta Ariqa Fatina Maharami memperoleh Juara 1 Cerpen. Tim Sekar Wangi juga berhasil meraih Juara 3 Tari.

Di tingkat Kota Depok, prestasi siswa SDN Sukamaju 2 kembali berlanjut. Kanzia Syafiqa Alnaira meraih Juara 2 Cerita Bergambar, Ariqa Fatina Maharami menjadi Juara 1 Cerpen, dan Iffa Astila Rahma kembali meraih Juara 1 Mendongeng.

Pada cabang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI), Adeeva Naufalyn Felisha meraih Juara 1 Da’i Cilik Putri, sedangkan Gibran Rafli Ramadhan menjadi Juara 1 Da’i Cilik Putra. Zafira Adinda El Hazima juga memperoleh Juara 3 Kaligrafi Putri, sementara tim Seni Qasidah Rebana berhasil meraih Juara 1.

Di bidang olahraga, dua siswa SDN Sukamaju 2 mencatat prestasi pada cabang taekwondo. Kresna meraih Juara 2 dan Jhoda memperoleh Juara 3 sehingga keduanya berhak melaju ke tingkat Kota Depok.

Kepala SDN Sukamaju 2, Erlin Erliani, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin di sekolah.

“Prestasi anak-anak sangat membanggakan karena mereka rajin berlatih, mendapat dukungan orang tua, dan dibimbing guru-guru yang berdedikasi,” kata Erlin, Senin (11/5/2026).

Menurut dia, sekolah terus mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni tari, musik, drum band, pramuka, hingga olahraga karena banyak cabang lomba pendidikan berasal dari kegiatan tersebut.

Erlin menambahkan, prestasi siswa juga berdampak terhadap peluang melanjutkan pendidikan ke SMP negeri melalui jalur prestasi. Tahun lalu, sekitar 90 dari 120 lulusan sekolah diterima melalui jalur tersebut.

Ia berharap capaian para siswa dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lain untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang akademik maupun nonakademik. (M. Tampubolon).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *