Depok — Javaexpress.co.id | Perayaan Lebaran Depok 2026 di Alun-Alun Timur Kota Depok menjadi ruang pertemuan berbagai budaya dan komunitas di Kota Depok. Kegiatan yang berlangsung pada 5 hingga 9 Mei 2026 itu menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu yang menarik perhatian masyarakat ialah penampilan komunitas Bali dalam Pawai Budaya Nusantara. Humas Pura Depok, Kadek Budhi Aryawan, mengatakan sekitar 150 warga terlibat dalam pawai budaya tersebut.
Menurut dia, antusiasme masyarakat terlihat saat ogoh-ogoh diarak sepanjang Jalan Boulevard Grand Depok City menuju lokasi acara.
“Kurang lebih ada 150 warga yang ikut menari, bahkan bisa lebih,” kata Kadek Budhi, Senin (11/5/2026).
Selain menampilkan ogoh-ogoh, komunitas Bali juga membawakan Tari Kecak dengan kisah Rama dan Hanoman yang menggambarkan kemenangan kebaikan melawan kejahatan. Puluhan perempuan berkebaya putih turut tampil dalam tarian tradisional sebagai bentuk pelestarian budaya Bali di Kota Depok.
Kadek Budhi mengatakan keikutsertaan komunitas Bali menjadi simbol keberagaman masyarakat Kota Depok. Menurut dia, berbagai komunitas budaya hidup berdampingan dan menjadi bagian dari identitas kota.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas Bali adalah bagian dari Depok. Di sini ada komunitas Ponorogo, Tionghoa, Jawa, dan lainnya karena Depok milik bersama,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Ketua Sasana Tim Barongsai Kung Chiao Genta Suci, Herry Siswantoro, mengatakan tim barongsai dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Depok kembali ikut memeriahkan Lebaran Depok tahun ini.
“Ini tahun kedua tim kami tampil di Lebaran Depok dan kami sangat senang bisa ikut memeriahkan acara ini,” kata Herry.
Penampilan barongsai mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan dinilai menjadi simbol persatuan lintas budaya di Kota Depok.
Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan Lebaran Depok 2026. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih baik pada tahun mendatang.
“Depok adalah rumah kita bersama,” ujar Supian.
Lebaran Depok 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperlihatkan semangat toleransi, kebersamaan, dan keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat Kota Depok. (M.Tampubolon).
